Hari ini aku ke SMA Petra 2, tempat aku bersekolah waktu SMA, di SMAku aku harus presentasi ttg kampus UC kepada Siswa2 kelas 12A2, woww…. itu kelasku ketika aku masih SMA, semua serba kebetulan banget…, apalagi tadi waktu di SMA sempat bertemu jg dengan guru2, dan i’m so surprised mereka masih awet muda dan masih ada aja yg inget namaku, wow ga terasa udah 7 tahun aku meninggalkan SMA Petra 2, dan perubahan besar terjadi di gedung sekolahnya, sekarang semua tampak lebih bagus dan bersih dan modern, ruang kelas sudah ber AC dan memiliki komputer,LCD . Secara ngga sadar aku kembali teringat-ingat pada masa SMA, sungguh bener-bener 3 tahun yang tidak terlupakan di SMA Petra 2, banyak kejadian-kejadian lucu, aneh, menjengkelkan, mengharukan, dan macem2, pada intinya banyak kenangan indah yang sampai sekarang masih kuingat, dan juga ada kenangan pahit yang tidak ingin kukenang, oh ya satu lagi tadi waktu di SMA Petra 2 aku jg bertemu dgn karyawan yang biasa bertugas di lantai 2, woww……. ternyata bapak karyawan ini masih bekerja di SMA Petra 2 kalau ngga salah sih namanya pak Buang, dan ketika kusapa tadi ternyata bapak ini masih ingat jg denganku wahhh……, yah tadi memang bener-bener suatu perasaan gembira yang tidak bisa diungkapkan padahal cuman sekedar mampir di bekas SMA, walaupun tadi banyak banget siswa2 yang bertanya ttg UC sampai tenggorokanku keringg karena menjawab banyak pertanyaan, tetapi hatiku tetep bergembira. Dan ketika pada perjalanan pulang, aku sempat merenung, betapa besar ketulusan hati para guru-guruku di SMA Petra 2, mereka tetap setia mengajar puluhan tahun, padahal kalau dipikir-pikir apakah mereka bisa kayaa…. dengan menjadi guru, saya rasa tidakkk….., tetapi mengapa mereka begitu setia menjadi seorang pendidik yang tidak kenal lelah, itu adalah pertanyaanku dari ketika masih SMA hingga tahun lalu, dan aku teringat dengan lagu Oemar Bakrie karangan Iwan Fals, guru-guru di SMA Petra 2 sudah menghasilkan banyak orang-orang hebat, bahkan mungkin ada yang sudah menjadi seorang Profesor, tetapi guru-guru di sana tetaplah seorang guru yang secara strata sosial dipandang sesuatu yang tidak terlalu bernilai….., tetapi apakah mereka berharap dikenang oleh murid-muridnya ???????, menurut saya tidak, kitalah sebagai mantan murid yang harus selalu mengenang mereka, karena mereka sudah berjasa banyakk untuk kita, yah mungkin ada sesuatu yg priceless yang membuat guru-guru SMA Petra 2 tetap mau menjadi guru hingga pensiun, so the point is money can’t buy everything, seperi alkitab katakan “Akar segala kejahatan adalah cinta uang”, so guyss…. marilah kita meniru teladan guru-guru kita itu mencari sesuatu yang berharga di hidup ini jgn hanya bekerja karena pengen kaya tetapi bekerjalah, kuliahlah, sekolahlah dengan mencari sesuatu yang berharga di hidup yang tidak pernah bisa dibeli dengan uang, dan satu lagi hormatilah guru-guru kita, mereka adalah pahlawan bagi kita yang tidak pernah menerima tanda jasa. Begitu sampai rumah aku hanya bisa berkata dalam hati “Terimakasih guru-guruku karena kalianlah Adi Suryaputra bisa menjadi seperti yang sekarang”, dan aku jg berterimakasih pada Tuhan karena sudah boleh diijinkan bersekolah di SMA Petra 2, sekolah yang penuh kenangan dan akan selalu kurindukan
YBU All
Related Articles
No user responded in this post